Kuliah Tamu Interpretasi Tes Fungsi Tiroid : Fokus pada Non Thyroidal Illness

Pada tanggal 24 Juli 2024, Program Studi Patologi Klinik mengadakan kegiatan kuliah tamu berjudul “ Interpretasi Tes Fungsi Tiroid : Fokus pada Non Thyroidal Illness. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting guna memfasilitasi partisipasi dari seluruh peserta yang tergabung dalam Dokter Spesialis Patologi Klinik yang tergabung dalam PDS PatKLIn Cabang Semarang dan Program Pendidikan Dokter Spesialis Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro serta Program Pendidikan Dokter Spesialis Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Hasanudin .

Narasumber utama pada kuliah tamu adalah Dr. dr. Liong Boy Kurniawan, M.Kes, Sp.PK, Subsp.E.M. (K) seorang ahli patologi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanudin Makassar dan Pengurus PDS PatKLin Cabang Makassar. Dalam paparannya, dr Liong Boy memaparkan tentang Non Thyroidal Illness (NTI) umumnya mengacu pada kondisi kesehatan atau penyakit seperti penyakit kardiovaskular, infeksi saluran pernapasan dan gangguan saluran cerna yang tidak secara langsung melibatkan kelenjar tiroid tetapi mempengaruhi kadar hormon tiroid di dalam tubuh. NTI adalah keadaan pada pasien yang belum pernah terdiagnosis penyakit tiroid intrinsik kemudian terkena penyakit kritis dapat menyebabkan perubahan besar pada metabolisme hormon tiroid menyebabkan euthyroid sick syndrome. Sindrom ini ditandai dengan sindrom T3 rendah.Pada pasien dengan NTI dibagi menjadi acute phase, chronic/prolonged phase, acute psychiatric disorders atau pengaruh obat. Monitoring pemeriksaan serial hormon tiroid dapat menjelaskan tentang progres dan prognosis NTI.

Setelah sesi paparan, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dimoderatori oleh dr. Ria Triwardhani, Sp.PK, Subsp.E.M. (K), M.K.M, seorang ahli patologi klinik di RSUP Dr. Kariadi dan Ketua KSM Patologi Klinik Universitas Diponegoro. Diskusi ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya dan mendalami topik yang telah dipaparkan oleh narasumber.

Kegiatan kuliah tamu diikuti 120 peserta dan ditutup dengan sesi foto bersama secara daring, menjadi momen untuk merayakan kolaborasi dan pembelajaran dalam upaya meningkatkan kompetensi peserta di bidang endokrinologi.